Selasa, 23 Juni 2015

Tugas 4, Bahasa Indonesia  ( Joomla)
DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR ..................................................................   i

DAFTAR ISI ...............................................................................    ii                 

BAB I         Pendahuluan

a.    Latar Belakang Masalah ..................................................      1

b.    Identifikasi Masalah ..........................................................     1

c.    Rumusan Masalah .............................................................    2

d.    Tujuan ...............................................................................      2

e.    Manfaat penulisan Ilmiah ..................................................    2


BAB II       Landasan teori

1.    Jomla ! ...............................................................................   3

i.    Pengertian ...........................................................................  3

ii.   Kelebihan Joomla! ...............................................................  3

iii.   Kekurangan Joomla! ...........................................................  4


BAB III        Penutup

a.    Kesimpulan .........................................................................  5

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................  6


Bab I

Pendahuluan


A.    Latar Belakang Masalah

Dunia intenet sudah tidak lagi tabu dikalangan masyarakat kita, semua pekerjaan di lakukan dengan menggunakan internet dari mulai dari transaksi keungan, penjualan dan pembelian bahkan hingga mencakup dunia pendidikan. Web pun sudah banyak yang bagus-bagus di dunia maya.

Untuk itu saya akan membuat web dengan menggunakan Joomla!  yang akan saya beri judul “Membuat Website dengan Joomla”. Web ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bahwa membuat web itu ternyata mudah dan menyenangkan. Tidak begitu sulit seperti yang kita fikirkan selama ini


B.    Identifikasi Masalah

Pada web ini tidak terlalu banyak contoh web yang saya tampilkan karena saya harapkan users dapat membuat sendiri contoh web yang lebih menarik dan baik lebih dari yang saya tampilkan.

Namun saya susun penulisan ini dengan semenarik mungkin dan menambahkan trik mengamankan Joomla! dari serangan Hacker, sehingga users merasa aman dan nyaman bila akan memutuskan memiliki sebuah Website dengan Joomla!


C.    Rumusan Masalah

       1.  Joomla!

             i.  Pengertian Joomla!

             ii. Kelemahan Joomla!

             iii. Kekurangan Joomla!


D.   Tujuan

Saya membuat penulisan ini agar mahasiswa bisa membuat website sendiri dengan mudah, selalin menggunakan aplikasi lainnya.


E.     Manfaat penulisan ilmiah

Web sering dibilang susah dalam pembuatannya, namun dalam penulisan ilmiah ini saya mencoba akan menjelaskan bagaimana mudahnya membuat website dengan Joomla!.



Bab II

Landasan Teori


A.  Landasan Teori

1.  Joomla !

     i.  Pengertian

Joomla! adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat atau membangun sebuah website dinamis yang dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung, Joomla! termasuk dalam kategori aplikasi CMS (Content Management System) open source, artinya dapat dipergunakan dengan sebebas-bebasnya atau bebas untuk mengoperasikannya. 


    ii.  Kelebihan Joomla!

a.  Gratis

b.  Memiliki sistem alur kerja yang sederhana

c.   Komunitas luas

d.   Sistem publikasi konten

e.   Memiliki managemen banner

f.    Multi bahasa

g.   Sistem template yang bertenaga (HTML, CSS, PHP),dll


    iii.  Kekurangan Joomla!

a.   Fasilitas multisite tidak tersedia pada joomla

b.   Kurangnya chace memory yang disediakan

c.   Tidak adanya fasilitas tracker

d.   Jarang dalam urutan pertama dalam search engine, dll

  
Bab III

Penutup

1.      Kesimpulan

Joomla! adalah salah satu aplikasi dalam pembuatan web. Bisa menjadi alternative lain selain Dreamweaver. Walaupun ada beberapa kekurangan tetapi Joomla! banyak digunakan developer karena kemudahan dan dapat digunakan secara gratis.




DAFTAR PUSTAKA



Tugas 3 Bahasa Indonesia (softskill)
 PARAGRAF GENERALISASI, ANALOGI , SEBAB-AKIBAT

GENERALISASI
 Pendidikan karakter untuk melawan koruptor dan kemerosotan moral bangsa terus dilaksanakan di semua sekolah di Indonesia. Namun perlu kita sadari bahwa para koruptor yang tertangkap sekarang justru berasal dari kaum pemuda yang merupakan calon pemimpin dimasa depan. Banyak juga tawuran dan penyimpangan yang dilakukan oleh para pemuda sekarang seperti pemerkosaan,pencurian dan masih
ANALOGI
Paragraf Analogi adalah paragraf yang penalarannya dengan cara membandingkan dua hal yang banyak mengandung persamaan. Dalam membuat paragraf analogi ini kita diharuskan memikirkan 2 hal yang memiliki kesamaan. Proses berfikir ini ialah yang disebut proses berfikir Induktif. Jadi proses berfikir induktif ialah proses berfikir yang bergerak dari pandangan umum lalu menuju kepada penjelasan yang lebih khusus lagi. Atau bisa dengan mudah kita pahami bahwa Berfikir induktif bisa dikatakan dengan meletakkan gagasan utama di awal paragraf seperti pada paragraf induktif.
Penalaran Induksi atau Induktif sebelumnya saya bahas dalam artikel contoh paragraf analogi , contoh paragraf generalisasi , contoh paragraf sebab akibat. Ketiga artikel diatas bisa menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan dari ketiga jenis teks tersebut. Namun dari ketiga jenis tersebut masih ada kesamaan yang bisa kita temukan. Persamaannya ialah ketiga terks tersebut menggunakan pola pikir induktif.
Semoga artikel disana bisa mmebantu anda sedikit memahami Penalaran Induksi atau Induktif.
Contoh Paragraf Analogi
Budi adalah anak yang penakut sikapnya ini membuatnya sering jadi bahan mainan teman-temannya. Bagai kerbau dicocok hidung ia selalu mengikuti apa kata orang lain. Sehingga ia tidak dapat berkembang dan selalu hanya bisa diam sama seperti kerbau yang hanya bisa diam ketika hidungnya dicocok untuk melakukan apa yang diinginkan tuannnya.
SEBAB-AKIBAT
Pengertian Paragraf Sebab Akibat
Paragraf sebab akibat merupakan sebuah paragraf yang disusun dari beberapa sebab tentang suatu masalah atau kejadian realita dan juga akibat yang akan timbul setelahnya. Dengan kata lain, ketika penulis mencoba menulis jenis paragraf ini, maka ia harus mengemukakan secara jelas faktor faktor dari sisi sebab dan juga akibatnya.
Dalam beberapa referensi lain, jenis pendekatan penulis sebab akibat juga lebih dikenal dengan nama hubungan kausal atau kausatif.  Berasal dari kata yang memiliki arti yang sama “Cause”, pendekatan kausal memiliki arti untuk menjelaskan suatu kejadian atau fenomena yang berasal dari efek suatu tindakan lain. Pendekatan ini meyakini bahwa setiap hal yang terjadi pasti disebabkan oleh sesuatu lain yang terjadi sebelumnya. Demikian juga dengan paragraf sebab akibat yang mempunyai pola pengembangan yang sama.
Contoh Paragraf Sebab Akibat
Terkadang dalam pembuatan sebuah paragraf sebab akibat kita tidak harus melihat semua hal sebagai sebuah hasil dari tindakan tertentu, namun kita juga bisa mengembangkan sebuah paragraf sebab akibat dengan cara memahami proses terjadinya atau berlakunya suatu hal secara umum. Dengan memahi itu saja, kita bisa menciptakan sebuah paragraf sebab akibat yang baik.
Ciri-ciri Paragraf Sebab Akibat
Ciri ciri yang dapat diamati pada sebuah paragraf sebab akibat adalah:
Adanya sebab dari suatu tindakan, kejadian, fenomena.
Adanya akibat yang timbul setelah sebab sebab yang terjadi.
Adanya keterkaitan yang logis antara sebab dan akibat tersebut.
Jenis Paragraf Sebab Akibat
Paragraf sebab akibat dapat dibagi menjadi 3 jenis menurut pola susunan paragrafnya.
Sebab-Akibat
Pola ini menggambarkan sebab sebab dulu baru setelah itu menampilkan akibat akibat yang akan timbul. Pola ini tidak hanya selalu terpaku dengan susunan semua sebab kemudian semua akibat. Namun terkadang juga ditemukan pola pengembanga bergantian yaitu sebab 1 – akibat 1, sebab 2 – akibat 2, sebab 3 – akibat 3 dan seterusnya hingga selesai.
Akibat-Sebab
Hampir sama dengan penjelasan diatas, yang membedakan hanyalah yang terlebih dahulu dipaparkan ialah akibat baru diikuti dengan sebab sebab nya.
Akibat-Akibat
Jenis yang terakhir adalah akibat-akibat. Memang bukan sebuah paragraf yang lazin ditemukan, namun jenis paragraf seperti ini memang ada dan boleh ditampilkan. Terkadang jenis ini ditulis dengan tujuan sebagai penguat sisi akibatnya saja sedangkan sebabnya hanya menjadi sedikit pelengkap. Jenis ini akan sedikit mempunyai ciri seperti paragraf deskriptif.
Contoh Paragraf Sebab Akibat
Penumpukan sampah kian hari tidak bisa diatasi. Ditambahkan dengan kebiasaan warga membuang sampah secara sembarang yang semakin memperburuk keadaan. Pemerintahpun terkesan tidak sigap mengambil tindakan mengatasi problematika bersama ini. Dan hasilnya, banjir tiap tahun merupakan menu wajib di ibukota. Banyak rumah yang terendam. Dan juga alur perekonomian pun perlahan mati suri.